Website Iklan Tayang Selamanya
Selamat datang di situs web periklanan jaringan unikbaca.com "Semoga Hari Anda Selalu Menyenangkan!"
Setidaknya satu iklan Anda posting juga di situs web iklan ini!
Agar pengunjung atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda
📝 POSTING Hari ini DISKON 50%

Tampilkan postingan dengan label Alam Islami. Tampilkan semua postingan
thumbnail

Mengenal Rajab Tayyib Ardogan (Recep Tayyip Erdogan)

TURKI memanas. Polanya hampir sama dengan apa yang terjadi di Mesir. Bedanya, Mesir langsung bergolak begitu Presiden Muhammad Mursi naik kursi jabatan. Turki dihantam badai demonstran setelah Erdogan sepuluh tahun berkuasa.

Recep Tayyip Erdoğan (lahir 26 Februari 1954) adalah seorang politikus Turki. Ia menjabat Perdana Menteri Turki sejak 14 Maret 2003. Ia juga seorang pimpinan Adalet ve Kalkınma Partisi (AKP, atau Partai Keadilan dan Pembangunan). Pada tahun 2010, Erdogan terpilih sebagai muslim 2 paling berpengaruh di dunia.

Erdogan terpilih sebagai Walikota Istanbul dalam pemilu lokal pada 27 Maret 1994. Dia dipenjara pada 12 Desember 1997 karena puisinya yang bermasalah. Setelah empat bulan di penjara, Erdogan mendirikan Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) pada tanggal 14 Agustus 2001. Dari tahun pertama, Partai AK menjadi gerakan politik terbesar yang didukung publik di Turki. Pada pemilihan umum tahun 2002, Partai AK memenangkan dua pertiga kursi di parlemen, membentuk pemerintahan partai tunggal setelah 11 tahun.

Masa kecil hingga remaja

Erdoğan lahir di Istanbul, tetapi dibesarkan di Rize pesisir Laut Hitam dan kembali ke Istanbul pada usia sekitar 13 tahun dalam sebuah keluarga kelas menengah. Ayahnya adalah seorang pelaut yang bertugas sebagai penjaga pantai di Angkatan Laut dan berasal dari Rize.

Ia belajar di sekolah agama, Sekolah Imam Hatip dan melanjutkan ke Universitas Marmara untuk belajar ekonomi dan bisnis. Erdoğan menjadi pemain sepak bola semi profesional pada usia 16 tahun, dan bekerja di perusahaan angkutan kota Istanbul.

Ia terjun ke dalam politik bersama Partai Keselamatan Nasional (Milli Selâmet Partisi) yang Islamis, di bawah pimpinan Necmettin Erbakan dan kini telah dibubarkan.[rujukan?] Setelah kudeta militer pada 12 September 1980, ia meninggalkan sepak bola dan bekerja di sektor swasta, dan pada 1982 menjalani wajib militer sebagai seorang perwira dengan tugas khusus.

Karir politik

Setelah kudeta 1980, semua partai politik dibubarkan, tetapi para bekas anggota Partai Keselamatan Nasional kemudian mendirikan Partai Kesejahteraan (Refah Partisi) setelah demokrasi dipulihkan pada 1983. Pada 1985 Erdoğan menjadi ketua Partai Kesejahteraan di Provinsi Istanbul dan ikut serta dalam pemilihan wali kota untuk wilayah kosmopolitan Beyoğlu di Istanbul tengah dan seagai calon untuk Dewan Nasional Agung Turki beberapa kali pada akhir 1980-an.

Pada 1991, Partai Kesejahteraan melampaui ambang 10% yang dibutuhkan untuk memperoleh kursi untuk pertama kalinya di Dewan Nasional Agung, dan Erdoğan terpilih sebagai anggota parlemen dari Provinsi Istanbul, meskipun kursi ini kemudian dicabut oleh Komisi Pemilihan Pusat karena adanya sistem pemilihan yang berlaku saat itu. Namun, dalam pemilu lokal pada 27 Maret 1994, Partai Kesejahteraan menjadi partai terbesar di Turki untuk pertama kalinya, dan Erdoğan menjadi wali kota Istanbul Raya serta Presiden dari Dewan Metropolitan Istanbul Raya.

Sebagai wali kota Istanbul, ia menjadi terkenal karena ia seorang administratur yang efektif dan populis, membangun prasarana dan jalur-jalur transportasi Istanbul dan pada saat yang sama memperindah kota itu. Dalam prosesnya ia menjadi politikus Turki yang paling populer.

Prestasi menonjolnya yang sulit dilupakan warga adalah keberhasilan pengadaan air bersih untuk penduduk kota itu, penertiban bangunan, mengurangi kadar polusi dengan melakukan aksi penanaman ribuan pohon di jalan-jalan kota, memerangi praktik prostitusi liar dengan memberikan pekerjaan lebih terhormat kepada wanita muda, dan melarang menyuguhkan minuman keras di tempat yang berada di bawah kontrol Walikota Istanbul.

Ketika mendeklarasikan Partai Keadilan Pembangunan (AKP: Adalet ve Kalkinma Partisi) yang berhaluan Islam pada Agustus 2001, ia mampu membawa partainya ibarat cahaya yang akan menerangi kegelapan. Kemenangan partainya dalam pemilu 3 November 2002 dengan 34,1 persen suara bukan secara otomatis menaikkan citra sebagai perdana menteri. Wakil Ketua AKP Abdullah Gul yang ditunjuk oleh Presiden Ahmet Necdet Sezer. Tetapi, setelah semua kasus yang menimpanya dianggap selesai dan disetujui parlamen, ia kemudian menggantikan Abdullah Gul sebagai Perdana Menteri Turki.[ruj

Meski Turki merupakan satu dari beberapa negara Timur Tengah yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, Erdogan menyatakan bahwa dia akan melawan jika Israel menyerang Libanon dan Gaza. [islampos]
thumbnail

Popularitas ‘Israel’ di Mata Dunia Terjun Bebas

Dr. Adil Shifati

Stasiun televisi BBC pekan lalu melansir hasil jajak pendapat tahunan soal popularitas 25 negara di dunia yang dipengaruhi oleh tindakan dan politiknya di kancah dunia internasional dan bagaimana dunia menilainya.

Untuk ke sekian kalinya, Israel muncul sebagai salah satu negara yang paling jelek popularitasnya kalah jauh dengan Korea Utara, Pakistan dan Iran. Sementara Jerman menduduki peringatan satu sebagai negara paling populer dunia karena dianggap paling menyumbangkan berbagai macam prestasi bagi dunia.

Sementara ‘Israel’, ia dinilai positif hanya oleh 21 persen negara yang ikut dalam jajak pendapat, 25 persennya melihat ‘Israel’ dengan nilai negatif. Inilah yang mendorong ‘Israel’ bertanya kepada diri mereka, kenapa itu terjadi? Kenapa dunia membenci ‘Israel’?

Sebagian mereka penyebabnya karena pelanggaran ‘Israel’ secara terang-terangan terhadap hukum internasional, permusuhannya terhadap tetangga mereka, dan pelanggaran berkali-kali terhadap HAM bangsa Palestina. Jika sebagian kita meyakini bahwa faktor-faktor logis tersebut cukup menciptakan pandangan negatif terhadap ‘Israel’. Para pendukung ‘Israel’ berusaha menyamakan antara anti zionisme dengan anti Semit. Padahal keduanya berbeda jauh.

Dalam falsafah politik, tidak menjadi masalah jika ada anti Zionis sebagai gerakan kebangsaan sekuler yang berusaha melakukan penafsiran-penafisiran untuk kepentingan kelompok. Tak masalah jika kejahatan dan kelicikan mereka diungkap. Sementara anti Yahudi dianggap sebagai tindakan memusuhi sebuah kelompok agama dan etnis adalah tindakan tidak terpuji secara moral dan secara legal atau hukum.

Zionisme adalah gerakan bertujuan mendirikan untuk Yahudi meski hal itu harus melakukan kekerasan dan memarginalkan pihak lain. Meski secara internasional menghadang hal ini sebagai hal sulit karena itu sebagai strategi politik dengan tujuan-tujuan kebangsaan yang berusaha merebut Palestina dari warganya untuk kepentingan Yahudi. Namun dimensi inilah juga yang menggelorakan perlawanan Palestina. Secara ril, baik Palestina sebagai pihak yang dirugikan oleh gerakan politik yang tak ragu-ragu menggunakan segala macam kekerasan atau Yahudi yang diuntungkan oleh zionis mampu mengingkari adanya anomali yang tersembunyi dalam gerakan zionis. Sesaat setelah sampai di Palestina tahun 1918, Zionis langsung merealisasikan kerja menyempurnakan proyek mereka dan mendirikan negara Yahudi; yakni dengan cara mengajukan tuntutan proyek mereka kepada penjajah mandat Inggris dan penguasa pada saat itu. Keberadaan Inggris di Palestina saat itu tidak ada keinginan lain kecuali hanya menerapkan program Zionis dan memberikan pondasi bagi berdirinya negara ‘Israel’. Inilah yang menjadi kemarahan rakyat Palestina saat itu dalam melawan eksodus Yahudi ke Palestina.

Saat itu mereka sadar bahwa akan sia-sia meminta dukungan rakyat Palestina akan proyek zionis yang ingin melepaskan rakyat Palestina dari segala tanah dan aset mereka serta diusir dari negeri mereka. Penolakan rakyat Palestina terhadap zionisme itu diwujudkan dalam Komite King – Karen yang disampaikan oleh presiden Amerika Wilson saat ke Timteng tahun 1919 untuk memastikan keinginan bangsa Arab terhadap pemerintah boneka zionis yang akan dibangun di Timur tengah.

Hasil investigasi yang dilakukan Amerika saat itu terungkap mengagetkan sebab sebagian besar bangsa di kawasan Timteng melawan proyek tersebut. Komite Arab ini menentang mandat Inggris dan kolonial Perancis yang bersembunyi di balik mafia PBB. Saat itu, bangsa-bangsa lebih mendukung mandat Amerika. Komite King – Karen menyimpulkan bahwa jika terjadi penentangan keras Zionisme di kawasan, maka tidak mungkin menerapkan proyeknya mendirikan negara Yahudi di jantung Timteng kecuali dengan kekerasan. Sayang, tak ada penghargaan terhadap komite Amerika ini. Karena tekanan Amerika saat itu masih lemah – berbeda saat setelah perang dunia II – menghadapi kolonialis klasik seperti Perancis dan Inggris yang memanfaatkan konferensi Paris dan meminggirkan bangsa Timteng serta bagi-bagi warisan negara Otoman (Utsmani) di Timur Tengah dalam sebuah kesepakatan rahasia.

Demikianlah, Perancis mendapatkan Suriah, Inggris menguasai Palestina dan Irak semuanya disponsori oleh mafia PBB. Namun bangsa-bangsa Arab saat itu masih terus melawan dan melawan dengan berbagai lebel penamaan. Mereka menolak pemerintah asing di kawasan dengan dukungan prinsip menentukan nasib yang diletakkan oleh presiden Amerika saat itu Wilson. Tuntutan mereka jelas, mewujudkan kemerdekaan dan hengkangnya imperialisme dan memberikan peluang menentukan nasibnya dan memilih penguasa-penguasanya dari intervensi asing. Peluang itu diwujudkan dalam perlawanan atas Inggris dan Perancis dengan besi dan api terutama dalam melawan zionisme yang mencaplok warisan Otoman di Palestina.

Kesimpulannya, zionisme adalah proyek politik pendudukan yang dari awal sudah ada upaya mengkritik dan usaha menghabisinya karena merugikan Palestina secara besar-besaran dengan pengusiran dari tanah air mereka selama lebih dari 60 tahun. Jadi usaha apapun untuk menyamakan antara anti Zionisme dan anti Semit. Hanyalah usaha melegitimasi popularitas ‘Israel’ yang semakin terjungkal di mata dunia. (bsyr)

Ittihad Emirat
thumbnail

Patuhi Ajaran Agama, Cisse Terancam Dijual


Kerja sama Newcastle United dengan striker andalannya, Papiss Cisse, terancam berakhir. Sumber keretakan hubungan keduanya adalah kehadiran Wonga, sponsor baru Newcastle yang merupakan perusahaan simpan-pinjam ternama di Inggris.

Seperti dilansir Daily Mail, beberapa pekan lalu pemain 28 tahun ini telah menegaskan tidak akan mengenakan kostum Newcastle jika terdapat logo Wonga. Keputusan Cisse tersebut demi menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim.

Menurut hukum Islam, seseorang atau lembaga dilarang untuk mendapatkan keuntungan dari meminjamkan uang kepada pihak lain (riba). Padahal, ini merupakan bisnis utama yang digeluti oleh Wonga. Akibatnya, Cisse menganggap haram mengenakan kostum dengan label Wonga.

Manajemen Newcastle berusaha mencari jalan tengah atas permasalahan ini. Direktur klub, Derek Llambias akan menunggu Cisse yang saat ini sedang membela timnas Senegal di kualifikasi Piala Dunia untuk bisa duduk bersama membahas isu sensitif ini.

Opsi yang bisa diambil oleh pihak Newcastle adalah dengan membolehkan Cisse mengenakan kostum Newcastle polos tanpa label Wonga. Hal itu pernah dilakukan Sevilla terhadap Frederic Kanoute ketika mereka disponsori situs judi 888.com.

Newcastle cukup berbesar hati dengan masalah ini. Sebab, meski diperkuat oleh sejumlah pemain muslim, hanya Cisse yang menolak. Sementara pemain lain seperti Hatem Ben Arfa dan Cheick Tiote, sejauh ini tidak mengekspresikan Keberatan mereka.

Namun, jika tidak ada kesepakatan yang tercapai, Newcastle tidak akan ragu-ragu menjual Cisse dan lebih mempertahankan kerja sama sponsorship dengan Wonga demi mencegah krisis keuangan mendera klub.

Sejauh ini, klub Rusia Anzhi Makachkala telah mengungkapkan minatnya untuk menggunakan jasa Cisse. Selama dua musim, Cisse merupakan andalan lini depan Newcastle. Selama dua musim di Saint James Park, Cisse telah mencetak 21 gol. (vivabola)
thumbnail

MUSLIM PAPUA NUGINI MENINGKAT 500 PERSEN DALAM 10 TAHUN TERAKHIR


Populasi muslim Papua Nugini meningkat sekitar 500 persen dalam 10 tahun terakhir, sejak peristiwa serangan sembilan September di Amerika Serikat pada tahun 2001 lalu.
Menurut penelitian seorang akademisi dan pakar studi Islam Australia Dr. Scott Flower, populasi muslim Papua Nugini tumbuh 500 persen dalam sepuluh tahun, lapor lembaga Islam berbasis di Australia Muslim Village seperti dikutip Kantor Berita Islam MINA (Mi'raj News Agency), Ahad (9/6).

Flower melakukan penelitian lapangan di kalangan komunitas muslim di Papua Nugini yang mayoritas penduduknya Kristen. Dia menemukan terjadinya perkembangan Islam yang pesat di negara itu bukan karena masuknya muslim asing ke sana, melainkan dari kemauan penduduk setempat menyatakan ikrar syahadat masuk Islam.

Dia mengatakan, ketika media menyoroti terhadap tragedi pembowan gedung World Trade Center, kota New York, Amerika Serikat pada 11 September 2001 lalu yang sangat memburukkan citra Islam itu, justru orang-orang menyadari alternatif terbaik adalah Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.

Papua Nugini adalah sebuah negara yang terletak di bagian timur Pulau Papua dan berbatasan dengan Indonesia (Provinsi Papua) di sebelah baratnya.

Papua Nugini adalah salah satu negara yang paling beragam, dengan lebih dari 850 bahasa lokal asli dan juga banyaknya komunitas-komunitas kecil yang dimiliki dengan populasi penduduknya sekitar enam juta jiwa.

Papua Nugini juga salah satu negara yang paling luas wilayah perkampungannya, dengan hanya 18 persen penduduknya menetap di pusat-pusat perkotaan.
Negara itu adalah salah satu negara yang paling sedikit dijelajahi, secara budaya maupun geografis, dan banyak jenis tumbuhan dan binatang yang belum ditemukan terdapat di pedalaman Papua Nugini. (mina)
thumbnail

Suara Adzan telah Menarik Banyak Warga Asing untuk Masuk Islam di Turki

Menurut sumber informasi, semakin banyak orang asing yang masuk Islam di Turki, terutama mereka yang datang ke negeri itu untuk melakukan bisnis maupun berpariwisata. Beberapa dari mereka masuk Islam disebabkan karena terpengaruh oleh lantunan suara adzan yang sering terdengar sebanyak lima kali sehari di Turki.

Sumber tersebut mengatakan: "Setiap tahun sejumlah besar non-Muslim dengan peran penasehat kota Turki menyatakan mereka masuk Islam dan sebagian besar yang masuk Islam tersebut adalah wanita."
Menurut informasi yang dikeluarkan oleh kementerian Urusan Agama Turki sedikitnya 634 orang telah masuk Islam selama tahun lalu (tahun 2011), termasuk 467 wanita, yang berusia rata-rata 30 sampai 35 tahun, dan berasal dari kebangsaan yang berbeda mulai dari Jerman, Maldiva, Belanda, Perancis, Cina, Brasil, AS, Rumania dan Estonia.

Di kota Kayseri Turki sendiri, sedikitnya 14 orang telah masuk islam selama empat tahun terakhir, termasuk 10 wanita, kata Grand Mufti kota, Syaikh Ali Marasyalijil.

"Suara lantunan adzan adalah efek pertama di sebagian besar dari mereka yang menyatakan masuk Islam, dan setelah mendengar suara adzan beberapa dari mereka mulai bergerak untuk mencari informasi tentang agama Islam," kata Syaikh Ali, "dan mereka kemudian mulai membaca terjemah Al-Quran sehingga semakin terpengaruhi oleh ayat-ayat Al-Quran," tambahnya.
thumbnail

Pesepakbola Muslim di Newcastle Menolak Perbankan Riba Sebagai Sponsor Clubnya

Setelah berbulan-bulan mengeluhkan kepada Club Newcastle, striker Muslim ini menolak atas dasar agama dan etika untuk mengenakan baju yang dilabeli logo sponsor sebuah perusahaan Pinjaman berbasis riba.

“Bintang striker [Papiss] Cisse, seorang Muslim, menentang kaosnya dilabeli  ‘Wonga’,  sponsor perusahaan perbankan Riba,” kata Daily Mirror dalam laporannya.
“Bintang Senegal telah menginformasikan kepada Clubnya Newcastle atas keberatannya, dengan alasan agama dan etika, untuk menentang iklan perusahaan tersebut,” tambah surat kabar itu.

Keberatan tersebut berawal sejak Oktober lalu ketika Newcastle United menandatangani kontrak empat-tahun senilai £ 24.000.000 dari sponsorship dengan Wonga, sebuah perusahaan pinjaman jangka pendek berbasis riba.

Namun kesepakatan itu telah mengusik pemain Muslim di Newcastle ini, Cisse tidak mau memakai kaos dengan logo perusahaan pinjaman, yang menetapkan bunga  tinggi 4,214% setiap hari. Cisse menolak menggunakan kaos tersebut atas dasar larangan riba dari iman Muslimnya.

Newcastle United memiliki empat pemain Muslim yang bermain, Demba Ba, Papiss Cisse, Cheick Tiote dan Hatem Ben Arfa.

Islam melarang seorang Muslim dari praktek riba, menerima atau membayar bunga pinjaman.

Kejadian ini  menyerupai situasi yang sama ketika pesepakbola Muslim Frederic Kanoute menolak untuk mengenakan logo situs perjudian 888.com dengan timnya Seville ,karena keyakinan Islamnya.
thumbnail

Membaca Arah Para Penghina Moursi

By: Nandang Burhanudin
****

Walau Presiden Moursi tak henti difitnah
Oleh kaum sekuler-liberal hingga pejuang khilafah
Kaum SEPILIS menuduh Moursi melakukan Islamisasi dan penerapan Islam Kaaffah
Kaum Pejuang Khilafah menuduh Moursi tak lebih budak AS dan anti syariah

Tapi tak ada intruksi membalas caci maki dengan dengki
Tak ada perintah menyerang balik setiap benci dengan menyakiti hati
Ikhwan bisa saja mengaktifkan semua divisi
Dari jejaring sosial, televisi, hingga katibah Jihadi

Namun Ikhwan di Mesir memilih menjaga diri
Karena akhlak, manhaj, dan fikroh Ikhwan bukanlah caci maki
Bukan pula pergerakan yang baru jadi
Ikhwan berpengalaman dipenjara hingga hukuman mati

Pemimpin Ikhwan justru memerintahkan semua anggotanya untuk muhasabah diri
Mengeratkan takwa dan bertawakkal sepenuh hati kepada Allah Rabbul 'Izzati
Memanjatkan doa agar rara menjadi asa dan membuka pintu hati
Pembenci menjadi simpati dan penghina menjadi pendukung sejati

Ingat, 30 Juni aksi anarkis akan terjadi
Gerakan Tamarrud (berontak) melawan Presiden Moursi
Seiring sejalan dengan peristiw di Tunis hingga Turki
Mereka tak rela kaum Islamis berkuasa memegang kendali

Jadi kawan, revolusi Teratai membuka tabir yang lama terpendam
Membongkar kedok yang sekian lama tertutupi kearifan yang menipu kaum awam
Pengaruh Yahudi di Timur Tengah demikian mencekam
Dari Teluk (Bahrain, Kuwait, UAE) hingga Syam (Libanon, Syiria) dikuasai Syiah Iran

Waspadalah, bila Turki, Tunis, Mesir terus diguncang
Oleh prahara, fitnah, caci maki para perusuh hingga mengaku pejuang
Tujuannya sama, membuat kaum Sunni kembali pincang
Tak punya negara, kedaulatan, apalagi kekuatan untuk menyerang

Di titik ini mari kita gunakan nalar
Mengapa Iran tak pernah diserang AS-Israel walau sebentar
Sedangkan Iraq diserbu, kendati tak ada bukti bom nuklir yang diproduksi apalagi disebar
Sedangkan Afghanistan dibombardir hingga Kandahar

Mari sedikit bertanya, mengapa yang mengusik demokrasi hanya ramai di negeri-negeri Sunni?
Di Iran atau wilayah berpaham Syi'ah tak ada suara mengharamkan demokrasi
Bahkan di Indonesia, mengapa teriakan antiPancasila dibiarkan berkembang dan tak ditumpas mati/
Jawabannya: Karena semua berada dalam satu hati

Mari terus menebar cinta, sebab ia akan mematikan benci
Mari terus bekerja di ruang nyata, sebab ia akan menyuburkan inspirasi
Mari terus merajut harmoni, karena ia akan membangkitkan amal 'jama'i
di negeri demokrasi Indonesia yang Sunni
thumbnail

DEMO DI TURKI BEDA DENGAN DI MESIR ERA MUBARAK

Menteri Informasi Mesir Salah Abdel Maqsud mengatakan demonstarsi akhir-akhir ini di Turki berbeda dengan kerusuhan yang terjadi di Mesir pada masa penurunan presiden Hosni Mubarak pada 2011 lalu.
"Demonstrasi di Turki tidak ada hubungannya dengan revolusi Arab di negara-negara Timur Tengah, ungkap Maqsud dalam wawancara ekslusif dengan Anadolu Agency yang diberitakan Kantor Berita Islam MINA (Mi'raj News Agency).
“Revolusi di Mesir terjadi untuk melawan kekejaman, kezaliman, larangan politik serta kebebasan berekspresi dan pers. Rakyat Mesir memiliki permasalahan yang berbeda, di mana akhirnya mereka menggulingkan diktator melalui protes hukum. Beda dengan di Turki, tidak ada tekanan atau pembatasani,” kata Maqsud saat disinggung perihal isu protes Turki.
Maqsud mengatakan dirinya percaya selama ini tidak ada tekanan dari pemerintah Turki kepada wakyatnya, dan ia yakin pemerintah Turki memberikan segala jenis kebebasan kepada rakyatnya.
“Saya sangat senang atas komentar positif Presiden Turki Abdullah Gul dan Wakil Perdana Menteri Bulent Arinc. Saya percaya semua itu untuk yang terbaik. Saya berharap kehidupan yang damai untuk rakyat Turki,” tambah Maqsud.
Mengenai reputasi Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan, Maqsud mengatakan Erdogan mampu berfungsi menyuarakan rakyat, melindungi kaum miskin, kaum tertindas, serta kaum yang tidak berdaya di dalam maupun di luar negeri.
Di Turki, memang para pengunjuk rasa mulai menyampaikan protes pada Sabtu malam (1/6) lalu dengan meneriakkan slogan anti pemerintah. Para pengunjuk rasa yang mulai rusuh membakar beberapa mobil dan kantor polisi serta menyerang kantor perdana menteri dengan batu dan benda-benda tajam lainnya.
Protes di Turki bermula karena ketidaksetujuan sebagian warga terhadap upaya pemerintah membuat taman Taksim Square sebagai replika perumahan masa Turki Utsmani.
Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pidatonya mengatakan, demo warga disulut pihak opoisi yang ingin menjatuhkan posisinya sebagai perdana menteri.
Kontributor Indonesia di Turki kepada Pusat Studi Informasi Alam Islami (SINAI) mengatakan, alasan utama di balik kerusuhan Turki tidak dipicu karena rencana pemerintah yang dianggap merusak penghijauan taman Taksim tersebut.
"Tidak ada slogan-slogan yang diteriakkan masyarakat mengenai hal itu," ujar sumber SINAI.
Menurut SINAI, pengunjuk rasa yang kebanyakan dalam kondisi mabuk hanya meneriakkan, “turunkan Erdogan!”, tanpa sedikitpun menyinggung penghijauan di taman Taksim.
Ada dua faktor lain di balik kerusuhan di Turki, yaitu isu alkohol dan oposisi, ujarnya.
Sebelumnya, Erdogan membatasi konsumsi minuman keras di Turki mulai dari aturan pembelian, seperti tidak boleh minum sambil berjalan, sambil mengendarai mobil, dan lainnya, serta jam pembelian yang tidak boleh melewati waktu tertentu. Hal ini menyebabkan pemilik bar dan pengonsumsi alkohol memprotesnya. (mina).
thumbnail

Bahrain Sebagai Jembatan Iran Menuju Jazirah Arab


Kamis (06/06/13) Menteri Media Bahrain, Samirah Rajab, menegaskan bahwa negaranya diserang kampanye Iran yang besar yang bertujuan mengacaukan melalui penyebaran rumor dan informasi yang jelek yang memburukkan citra Bahrain.

Samirah menyebutkan kepada harian Kuwait Al-Ra’yu bahwa Iran memanfaatkan keberadaan Syiah di Bahrain dengan gerakan politik untuk menyeberang ke semnanjung Arab (Jazirah Arab) sebagai bentuk pelaksanaan ekspansi historisnya.

Ia menambahkan, ada hal yang mencurigakan yang terjadi di wilayah tersebut dan bukan  di satu Negara Teluk ini saja (Bahrain). Samirah menunjukkan adanya proyek besar dan menyerukan agar Negara-negara Teluk bersatu menghadapi proyek tersebut.

Samirah melanjutkan, tuntutan sekelompok orang yang berada di internal Bahrain memiliki kaitan dengan pihak luar dengan kata lain Syiah di Bahrain memiliki keterkaitan dengan Iran. Kelompok kecil tersebut (Syiah) menggunakan segala sarana untuk menggiring opini publik dunia bahwa mereka tertindas, terpinggirkan dan hak-hak mereka dicederai.[voaislam]
thumbnail

Mufti Besar Arab Saudi Dukung Yusuf Qardhawi Kecam Syiah Iran


Mufti Besar Arab Saudi Abdul Aziz al Sheikh pada hari Kamis 06/06 memuji sikap ulama Sheikh Yusuf Qardhawi beberapa waktu lalu yang mengecam Iran dan Hizbullah, lapor Al Arabiya.

Sheikh Qardhawi, presiden Persatuan Ulama Muslim Internasional itu pada Sabtu lalu mengecam milisi Syiah Libanon (Hizbullah) yang ikut campur dalam konflik di Suriah. Qardawi kemudian menyerukan Jihad melawan Hizbullah.

Dalam pidatonya di DOha, Qatar, Qardhawi mengatakan "Setiap muslim yang yang terlatih berperang dan mampu harus bersedia berjihad melawan Asad dan Hizbullah di Suriah."

"Iran sudah mengirimkan persenjataan dan tentaranya, jadi mengapa kita hanya berdiri saja?" Tanyanya. Ia menggambarkan milisi Syiah Hizbullah (tentara Allah_red) sebagai "partai setan".

"Pemimpin partai setan datang untuk memerangi Sunni.... sekarang kita tahu apa yang diinginkan Iran... Mereka ingin pembantaian untuk membunuh Sunni berlanjut," kata Qardhawi.

"Bagaimana mungkin 100 juta Syiah (di seluruh dunia) mengalahkan 1,7 miliar (Sunni)? Hanya karena (Sunni) Muslim yang lemah."

Sebelumnya Qardhawi pernah menyampaikan dukungan kepada Hizbullah dan Iran didepan para ulama Saudi. Namun kini ia mengakui dirinya keliru memberikan dukungan itu.

"Saya membela Nasrallah dan partainya, partai tirani... di depan ulama Arab Saudi," katanya.

"Tampaknya para ulama Arab Saudi yang lebih dewasa dari saya," tambah Qaradhawi.(muslimdaily)
thumbnail

Eropa Bolehkan Polwan Berjilbab, Kenapa Indonesia Tidak?

Kebebasan untuk mengenakan jilbab semakin lama semakin berkembang dan banyak yang mendukung pemakaian jilbab bagi Korps wanita Polri dan TNI. Dukungan terus mengalir dari banyak pihak, bukan hanya perseorangan tapi juga lembaga seperti MUI, Komnas HAM bahkan Kompolnas.

Di beberapa negara yang mayoritas non-Muslim seperti di Hungaria, Swedia, Inggris, Denmark, Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat (AS), polisi dan Tentara Wanita Muslimah diperbolehkan mengenakan jilbab saat bertugas. Padahal, sebagian besar penduduk di negara-negara tersebut adalah Nasrani.
Mantan Ketua MPR-RI, Hidayat Nur Wahid, menungkapkan, di Hungaria telah dibuat peraturan untuk Korps Polisi Wanita (Polwan) yang mengenakan jilbab dengan pakaian dinas yang dirancang sesuai dengan bahan dan kerudung yang serasi.

Di Australia dan Selandia Baru banyak Polwan berjilbab yang sibuk mengatur lalu lintas. Pun di Inggris, polwan berjilbab ada yang bertugas di satuan sabhara atau reskrim, tidak hanya ditempatkan di satuan lalu lintas saja. Di Denmark, mengizinkan Muslimah berjilbab untuk mengikuti pendidikan militer. AS bahkan tidak melarang sejumlah tentara wanitanya memakai jilbab ketika bertugas.

“Sudah semestinya tidak ada lagi larangan bagi muslimah yang berkarier sebagai anggota TNI maupun Polri untuk berjilbab. Apalagi jumlah anggota tentara perempuan dan polwan Indonesia sebagian besar adalah muslimah,” ujar Hidayat.

Secara konstitusional, ungkap Hidayat, Indonesia menjunjung tinggi kebebasan bagi warga negaranya untuk menjalankan ajaran agama masing-masing (Pasal 28 Ayat 2 UUD 1945). Artinya, memakai paduan kerudung dan seragam merupakan hak asasi bagi tentara maupun polwan Muslimah yang dijamin konstitusi.

“Bahkan dalam ajaran Islam itu sendiri, memakai jilbab bagi muslimah bukanlah sekedar hak asasi saja. Namun, telah menjadi kewajiban asasi,” tuturnya.

Politikus perempuan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), almarhumah Yoyoh Yusroh, pernah menegaskan, mengenakan jilbab bagi seorang Muslimah adalah hak yang diatur dalam pasal 29 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. Karena itu, menurutnya, semua peraturan perundang-undangan haruslah mengacu kepada hak dasar yang telah diatur dalam konstitusi tersebut.

Yoyoh juga pernah mempertanyakan, kenapa Polwan dan Korps Wanita TNI di Aceh diperbolehkan mengenakan jilbab tapi di daerah lain tidak boleh.

“Sebaiknya diberikan izin atau diatur jika ada Polwan dan Korps Wanita TNI yang ingin mengenakan pakaian dinas berjilbab, jangan dilarang. Penggunaan jilbab itu bagi perempuan muslimah di semua profesi dibolehkan dan nyatanya tidak pernah menghambat kinerja mereka,” tegas almarhumah saat mempertanyakan hal tersebut di DPR RI.

Menurutnya kala itu, pakaian seragam yang dipadukan dengan kerudung tidak menghalangi aktivitas dan kelincahan gerak para tentara wanita maupun polwan di lapangan. Hal ini telah dibuktikan oleh para tentara wanita dan polwan berkerudung di sejumlah negara mayoritas non-muslim seperti Hungaria, Inggris, Australia, Selandian Baru, serta AS.

Bahkan, sejumlah negara Muslim seperti Malaysia, Pakistan, Irak, Yordania, Mesir, dan sejumlah negara Timur Tengah lainnya sangat bangga dengan semakin banyaknya para prajurit wanita berjilbab, baik dari kalangan militer maupun polisi.

Sebagai negara Muslim terbesar di dunia, sudah selayaknya Indonesia mengizinkan para prajurit wanita dari institusi TNI maupun Polri untuk berjilbab di seluruh wilayah NKRI, tidak hanya di Aceh saja. (rn/kru/rol)
thumbnail

Pengakuan Syeikh Al-Qaradhawi: ‘Iran Menipu Saya’


oleh: Abdulrahman Al-Rashed

UCAPAN koreksi dari ulama besar Sunni, Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi merupakan sebuah perkembangan penting. Pekan lalu, Syeikh Al-Qaradhawi berdiri dan berkata, “Selama bertahun-tahun saya menyerukan agar doktrin-doktrin Islam bisa bersatu. Saya pergi ke Iran saat masa pemerintahan mantan Presiden Iran, Mohammad Khatami. Namun mereka ternyata menipu saya dan banyak orang lainnya seperti saya. Mereka selalu mengatakan bahwa mereka juga ingin menyatukan doktrin-doktrin yang berbeda.”

Syeikh Al-Qaradhawi mengakui kesalahannya dengan mengatakan, “Saya dulu membela Hasan Nasrallah (pemimpin Hizbullah) dan partainya, partai tirani di depan para ulama Arab Saudi. Tampaknya para ulama Arab Saudi ini lebih dewasa dibandingkan saya.”

Akui Kesalahan

Pengakuan publik dan jujur Qaradawi adalah momentum penting. Ia mengakui dirinya keliru atas semua yang pernah diasumsikannya dan membela Hizbullah serta mengkritik orang lain. Syeikh Al-Qaradhawi berasumsi perjuangan yang telah berlangsung selama 20 tahun terakhir ini didasarkan pada konsep membangun sebuah pemerintahan Islam, partai dan tokoh. Rencana ini dibangun di atas kebohongan besar dan mitos.

Keberanian Syeikh Qaradhawi ini layak diapresiasi karena ia mungkin hanya satu-satunya orang yang mengakui kesalahannya. Padahal dia bisa saja membenarkan sikapnya, namun ia memilih untuk berbicara di depan para pengikutnya dan mengakui kesalahannya.

Syeikh Qaradhawi sebenarnya tidak salah ketika menyerukan penyatuan semua doktrin Islam juga ketika ia berseru tentang kerja sama Islam. Ini merupakan ide yang mulia. Kesalahannya ada pada pemahaman politiknya terkait rencana desain di Teheran, Beirut dan Damaskus.

Rencana Khomeini Teheran adalah sebuah proyek yang tidak ada hubungannya dengan Islam. Itu adalah skema Iran untuk mendominasi wilayah tersebut. Skema tersebut didasarkan pada kebohongan atas revolusi Islam dan merupakan satu-satunya cara untuk menyatu dengan jutaan umat Muslim di seluruh dunia. Ini adalah cara mereka untuk memperluas wilayah geografis dan mendapatkan pengaruh.

Sejarah Qaradhawi

Kami sudah melewati pertempuran dialektika dengan semua sekutu Iran, Hizbullah dan rezim Suriah. Kami berjuang melawan para intelektual dan pengkhotbah mereka karena kami memahami maksud dari rezim ini, tujuannya dan segala aktivitas mereka.

Kami tahu sebagian besar orang yang mengikuti kelompok jahat ini telah ditipu. Syeikh Al-Qaradhawi sendiri sempat menyakini ilusi-ilusi mereka, seperti halnya banyak ulama lain yang terlibat dalam politik yang memiliki antusiasme besar tapi hanya sedikit mempunyai pemahaman politik.

Syeikh Qaradhawi meninggalkan Mesir lalu pergi ke Qatar sebagai bentuk protesnya atas sikap mantan Presiden Mesir Anwar al-Sadat yang menandatangani perjanjian perdamaian dengan ‘israel’. Iran adalah sebuah tempat berlabuh bagi orang-orang yang marah dan sangat berantusias mengubah dunia Islam.

Orang-orang yang frustrasi dan merasa terkesan kemudian banyak menulis buku yang memuliakan revolusi Iran. Mereka menyampaikan pidato berisi pujian terhadap pemimpin Iran meskipun politik kotor Iran sudah banyak diketahui sejak Abu al-Hassan Bani Sadr—presiden Iran terpilih pertama yang dekat dengan pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Khomeini, melarikan diri.

Rezim baru Iran kemudian mengejar mitra-mitra revolusi mereka dan membunuh banyak dari mereka. Setelah semua ini, bagaimana bisa orang percaya bahwa rezim yang membunuh rakyatnya sendiri di Teheran bisa benar-benar memimpin mereka, membebaskan Palestina dan mengakhiri rezim tirani?

Tidak benar kalau Iran dianggap sebagai misteri yang belum terungkap. Sejak awal Iran adalah sebuah rezim sekte yang jelek. Ketika Salam Rushdie menulis bukunya yang berjudul “The Satanic Verses”, Iran meluncurkan sebuah kampanye melawan Inggris dan mengutuknya dalam sebuah konferensi Islam di Jeddah.

Paradoksnya adalah pewakilan Palestina yang mengetahui kebohongan rezim Khomeini merespons permintaan Iran tersebut dengan mengatakan kalau Inggris bukanlah negara Muslim. Delegasi Iran marah mendengarnya lalu meninggalkan ruangan.

Sayangnya, masih ada rekan Syeikh Qaradhawi yang tertipu, yang masih mendukung Iran. Apakah tidak ada salah satu dari mereka yang berpikir dan membayangkan bagaimana nasib dunia ini di bawah kepemimpinan orang-orang seperti Khomeini atau Qassem Suleimani atau Hassan Nasrallah?

Satu hal yang pasti adalah, suatu hari nanti Iran akan bersekutu dengan Amerika—setan yang paling besar, bekerja sama dengan ‘israel’ dan memaksakan semua rencana-rencananya.*

Penulis general manager stasiun televisi Al Arabiya, wartawan senior. Artikel diambil Al Arabiya|Sahabat Al-Aqsha

thumbnail

Nasri: Belajarlah Tentang Islam Bukan tentang Penganutnya

Gelandang Manchester City Samir Nasri memberikan petuah terkait agama yang dianutnya, Islam. Entah karena sering disudutkan lantaran menjadi seorang Muslim, Nasri tiba-tiba mengunggah foto terbaru lewat akun instagramnya, @sn8_official.

Mantan pemain Arsenal itu menyarankan agar setiap orang yang ingin menilai Islam untuk belajar langsung tentang Islam.

“If you want to learn about Islam, go study Islam, don’t study the Muslims! (Jika kalian ingin belajar tentang Islam, belajarlah tentang agama Islam, bukan belajar tentang penganut Islam,” demikian pesan dalam foto berlatarbelakang ayat Alquran yang diunggah Nasri.

Menurut penggawa Les Bleus itu, jika seseorang ingin belajar tentang Islam, jangan menilainya dari seorang Islam. Karena Islam adalah agama sempurna, dan Muslim tidak selalu sempurna. Karena itu, kalau ada seorang Muslim yang perilakunya kurang sesuai etika, bukan berarti ajaran Islam seperti itu.

“Islam is perfect, Muslims are not. Don’t get confused!/SN8 (Islam adalah agama sempurna, Muslim tidak selalu sempurna. Jangan bingung!”

Meski dikenal sebagai pemain bertemperamen, Nasri selama ini dikenal sebagai pribadi religius dengan selalu menghadirkan sentuhan Islam ketika bermain di lapangan. Misal, berdoa sebelum laga dimulai, mengucapkan takbir ketika klubnya juara Liga Primer Inggris musim 2011/2013, dan melakukan selebrasi dengan menunjukkan pesan Selamat Hari Raya Idul Fitri di balik seragam usai mencetak gol, meski konsekuensinya terkena kartu kuning.[ROL]
thumbnail

Ikhwan Mesir Sebut Ada Tangan Asing Bermain Dalam Demo Anti Erdogan


PARA pemimpin Ikhwanul Muslimin di Mesir pada Selasa lalu menuduh demonstran Turki telah menerima dana asing dari entitas tertentu dalam upaya agar rencana proyek Islami negara menjadi gagal, menurut laporan media lokal Mesir.

Hussein Ibrahim, sekretaris jenderal sayap politik Ikhwanul Muslimin, partai Kebebasan dan Keadilan (FJP), menyalahkan kelompok asing yang ingin memanipulasi masalah internal untuk melayani kepentingan internasional.” Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut siapa kelompok asing tersebut.

Ibrahim mengatakan aksi protes yang terjadi saat ini di Turki bertujuan melawan segala usaha proyek Islam pemerintah Erdogan, bahkan meskipun Turki telah membuat langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya berkaitan dengan perkembangan tarif dan peningkatan pendapatan warga, lapor surat kabar Egypt Independent.

Sementara itu, Mourad Aly, yang penasehat media FJP, mengatakan: “Beberapa pihak sengaja ingin membuat bahwa apa yang terjadi di Turki adalah sebuah revolusi,” menambahkan bahwa penilaian tersebut sengaja dibesar-besarkan dan tidak ada hubungannya dengan apa yang terjadi di lapangan.

Dalam pernyataan kepada surat kabar Mesir Al-Masry Al Youm, ia menegaskan: “Apa yang terjadi di Turki tidak ada hubungannya dengan kebutuhan sehari-hari atau masalah ekonomi. Aksi demo yang saat ini terjadi dimaksudkan untuk mempromosikan gagasan bahwa rezim Islam, yang telah membuat prestasi ekonomi dan membuktikan kepada dunia bahwa mereka bisa menghadapi semua tantangan eksternal, telah gagal.”

Ribuan orang berkumpul di Taksim Square Istanbul untuk hari keenam Rabu kemarin, berteriak menantang  Erdogan, yang sebelumnya para demonstran disebut oleh Erdogan sebagai “ekstrimis” dan “pengacau”. Erdogan berada di Aljazair pada hari kedua dari kunjungan resmi empat harinya ke Afrika utara.

“Para pengacau di sini! Dimana Tayyip? “Teriak kerumunan massa.

Demonstran menuduh Erdogan, yang telah memenangkan tiga pemilu nasional berturut-turut, memaksakan reformasi Islam konservatif di negara mayoritas Muslim tersebut, namun berkonstitusional sekuler.(islampos)
thumbnail

Al-Aqsa, Sejak Berdiri Selalu Jadi Sasaran Yahudi


AL AQSA, atau disebut juga Bait Al Muqaddas atau Al Quds artinya rumah suci. Sedangkan pengertian Masjid Al Aqsa adalah masjid terjauh yang oleh Nabi Muhammad SAW disebut sebagai mesjid berkubah biru. Masjid ini menjadi salah satu target utama untuk dihancurkan oleh bangsa Israel.

Masjid ini berada di Kota Yerusalem Timur, yang dikenal dengan nama wilayah Al Haram Asy Syarif bagi umat islam. Sedangkan umat nasrani dan yahudi mengenalnya sebagai Har Ha Bayit (bukit bait Allah atau temple mount/kuil bukit). Masjid ini memiliki ukuran seperenam dari seluruh area Al Haram Asy Asyarif di dalam tembok Kota Lama Yerusalem.

Awalnya Al Aqsa merupakan rumah ibadah kecil yang didirikan oleh Khalifah Umar bin Khattab. Kemudian diperbaiki dan dibangun kembali menjadi permanen seperti sekarang oleh Khalifah Umayyah Abdul Malik pada tahun 621 Masehi atau 66 Hijriah dan selesai pada tahun 73 Hijriah atau pada tahun 628 Masehi. Kemudian diselesaikan oleh putranya Al Walid dan selesai pada tahun 702 Masehi.

Pada tahun 746 Masehi di Yerusalem pernah terjadi gempa bumi dan menghacurkan seluruh bangunan masjid. Khalifah Abbasiyah Al Mansur kemudian membangun kembali pada tahun 754, yang dikembangkan oleh penggantinya Al Mahdi pada tahun 780 Masehi. Tahun 1033 gempa kembali menghancurkan sebagian besar Al Aqsa, dua tahun kemudian Khalifah Fatimiyyah Ali Azh Zhahir membangunnya kembali.

Tahun 1099 ketika tentara Salib menaklukkan Yerusalem, masjid ini dijadikan sebagai istana dan gereja. Namun fungsinya sebagai masjid kembali seperti semula setelah Shalahuddin merebut kembali kota tersebut. Selanjutnya masjid ini direnovasi oleh para penguasa muslim seperti Ayyubiyah, Mamluk, Utsmaniyah, Majelis Tinggi Islam dan Yordania. Saat ini, Kota Lama Yerusalem berada di bawah pengawasan Israel, tetapi masjid ini berada di bawah perwalian lembaga wakaf Islam pimpinan orang Palestina.

Tragedi Pembakaran Al-Aqsa

Pada tanggal 21 Agustus 1969, seorang lelaki berkebangsaan Australia, Dennis Michael Rohan, membakar Masjid Al-Aqsa. Api yang disulut Rohan membakar seluruh tembok masjid dan mimbar besar (mimbar Shalahuddin). Mimbar tersebut kemudian digantikan dengan mimbar baru yang dikerjakan di Yordania pada masa Dinasti Bani Hasyim, penguasa Kerajaan Yordania. Si Jago merah itu berkobar dengan dasayatnya, seolah-olah seluruh Masjid Al-Aqsa akan musnah saat itu. Saking besarnya tidak ada dari pihak pemadam kebakaran yang mau mendekat.

Namun, Allah SWT telah menyelamatkan Masjid Al-Aqsa dan melindunginya, sehingga tanpa adanya mereka, api bisa dipadamkan.

Setelah itu orang-orang Yahudi pura-pura mengadili Rohan. Lucunya, Rohan mengklaim bahwa ia diutus oleh Allah untuk melakukan pembakaran itu, sesuai dengan berita dari Kitab Zakaria. Kemudian yang menyedihkan,Yahudi membebaskan Rohan dengan mengatakan bahwa ia ‘gila’. Atas alasan itu Rohan tidak bisa dituntut atas perbutannya.

Karena insiden itu negara-negara Islam di seluruh dunia kemudian bangkit mempertahankan tempat suci itu dengan membentuk Organisasi Konferensi Islam(OIC) dan mengecam perbuatan keji terhadap Al-Aqsa.

Tragedi tersebut merupakan catatan sejarah yang paling menyedihkan dalam sejarah umat Islam. Masjid Al-Aqsa yang begitu suci itu dihina sedemikian rupa. Begitulah nasib tanah suci umat Islam yang ketiga, setelah dihuni oleh rejim Zionis.

Tidak sampai di situ saja. Israel terus berusaha menghancurkan Al Aqsa dengan berbagai cara, seperti dengan dalih ingin mencari dinding sejarah yang tertimbun di bawah tanah, mereka melakukan penggalian di selatan kompleks Masjid Al Aqsa. Terkait hal ini anggota parlemen Palestina mengingatkan bahwa penggalian itu bagian dari proyek Zionis yang ingin mengubah identitas Arab Yerusalem, mengusir penduduk asli dan menjadi sebuah Kota Yahudi.

Israel juga membangun Taman Talmud dan Al Kitab sebagai upaya untuk mengelabui umat islam. Taman-taman tersebut diperluas hingga ke bagian timur-selatan perbatasan Masjid Al Aqsa di sepanjang Kota Silwan dan lembah Sawwanah. Di bagian utara antara Bab Al A’moud dan Bab Al Sahera.

Mereka juga membangun jalan-jalan dan trotoar yang menghubungkan ke Taman Al Kitab tersebut. Proyek tersebut dimobilisasi oleh sejumlah besar tenaga kerja ahli yang menggunakan teknologi tinggi untuk tujuan Yahudi-Israel dari berbagai sumber.

Al-Aqsa, tak pelak, merupakan salah satu tanda dari tegaknya Islam di muka bumi ini.
thumbnail

Erdogan : Kondisi di Turki Sudah Mulai Tenang

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa (4/6) mengatakan bahwa situasi di negaranya saat ini mulai reda dan tenang.

Erdogan, yang bertolak ke Maroko untuk memulai rangkaian Tur Maghreb di tengah aksi demonstrasi di Turki, menuduh ada beberapa oknum politikus Oposisi yang menghasut dan memprovokasi para pengunjuk rasa.

"Situasi di Turki kini mulai tenang.. Sekembalinya saya dari kunjungan ini, permasalahan akan diselesaikan," kata perdana menteri itu dalam jumpa pers di Rabat, seperti dilaporkan AFP, Selasa (4/6).

"Partai Rakyat Republik dan pihak oposisi lainnya berperan dalam peristiwa itu," katanya ketika berbicara di sebelah Perdana Menteri Maroko, Abdelilah Benkirane.

Para demonstran di Turki mulai melakukan aksi pada Jumat dengan menentang rencana pembangunan sebuah taman di pusat kota Istanbul, tetapi kemudian aksi protes berlanjut dengan agenda menentang pemerintah yang kemudian menyebar ke beberapa kota di seluruh negeri. Pihak kepolisian Turki segera merespon aksi protes itu dengan tindakan tegas.

Setidaknya satu orang demonstran remaja tewas sejak pergolakan itu terjadi, berdasarkan keterangan medis, dan ratusan orang terluka dalam bentrokan antara polisi dan demonstran.

"Awalnya aksi protes disebabkan oleh masalah pepohonan (ruang hijau), tetapi pemrotes dihasut oleh mereka yang kalah dalam pemilu," kata Erdogan.[ant/rol/im]
thumbnail

Erdogan Ingin Pusat Kebudayaan Ataturk di Ganti Masjid


Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan mengusulkan penghancurkan pusat kebudayaan Ataturk (AKM), lalu menggantinya dengan gedung opera dan masjid.

“Masjid akan dibangun di sana tanpa atau dengan persetujuan oposisi,” kata dia.

Erdogan juga menolak pembangunan pusat perbelanjan baru di kawasan komersial, Taksim.

“Anda tidak bisa membuat pusat perbelanjaan di sini. Yang bisa dibangun, museum atau bangunan yang bisa digelar berbagai kegiatan,” kata dia seperti dikutip Republika dariHuriyet Daily News, Selasa (4/6).

Komentar Erdogan itu mendapat respon penduduk oposisi dengan menggelar aksi protes. Mereka sempat menduduki Taksim sebelum akhirnya dibubarkan secara paksa oleh kepolisian Turki.

Namun, Erdogan menyayangkan aksi tersebut. Apalagi ketika para demonstran menyebutnya diktator.

“Anda membakar, merusak tokoh. Apakah itu demokrasi,” kata dia.[UGT]
thumbnail

Israel Raya, Diawali Penguasaan Sumber Air

Hiruk pikuk perpolitikan di wilayah Timur tengah, selalu menarik untuk dikaji. Lebih menarik lagi, karena peta geopolitik Timur tengah semakin meluas melingkupi wilayah yang berbatasan langsung dengan negara-negara yang di masa lalu berkonflik dengan Israel. Sebut saja Mesir, Syiria, Jordania, Saudi Arabia, Palestina.


Syahwat Israel untuk mendirikan Israel Raya (The Great of Israel) telah melalui kajian matang dan berlangsung puluhan tahun. Salah satu strategi yang sekarang benar-benar "matang" untuk diterapkan adalah: Yahudisasi wilayah-wilayah yang berdampak langsung ataupun tidak langsung dengan negara-negara yang berpotensi menjadi "musuh" Israel di kemudian hari.

Setelah tahun 1996, Israel membeli 2 pulau di dekat Eriteria yang berhadapan langsung dengan Yaman dan Saudi Arabia, kini Israel membidik Ethiopia untuk masuk ke dalam aliansi bersama Israel. Sudan Selatan dan Ethiopia memiliki posisi sangat strategis. Di antaranya:

1. Sudan dipecah menjadi Sudan Utara (induk) dan Sudan Selatan.

Pengakuan dan respon yang begitu cepat akan kemerdekaan Sudan Selatan, ditengarai berkat lobi dan suplai dana dari Yahudi/Israel kepada negara-negara PBB. Tak lama setelah referendum, Pada 14 Juli 2011, Sudan Selatan menjadi negara anggota PBB.

Sudan Selatan adalah negara yang memiliki hulu Sungai Nil Putih. Memiliki cadangan uranium dan kaya akan cadangan minyak.

2. Ethiopia adalah negeri tempat hulu Sungai Nil Biru.

Negeri-negeri yang sangat tergantung dengan aliran Nil Biru adalah: Sudan dan Mesir, yang tiada lain musuh abadi Israel.

Maka ketika 2 tahun lalu, PM Ethiopia melakukan peletakan batu pertama pembangunan Bendungan Renaisans Agung Ethiopia, menandai dimulainya pengalihan air dari Nil Biru, salah satu anak utama Sungai Nil.

Para pejabat Ethiopia mengatakan proyek yang berbiaya hampir $ 5 miliar itu tidak akan mengurangi persediaan air. Mereka juga mengatakan bahwa bendungan itu akan menyediakan aliran listrik bukan hanya untuk Ethiopia tetapi juga untuk negara-negara tetangga.

Baik Mesir maupun Sudan telah mengutarakan keprihatinan bahwa mereka tidak akan memperoleh cukup air untuk mendukung penduduk mereka.

Sikap Mesir, sebagai negara induk yang langsung berbatasan dengan Israel sebenarnya terlambat. Terutama sejak era rezim Mubarak, yang sempat belasan tahun membiarkan Ethiopia dan Sudan berada di ujung ketidakjelasan hubungan.

Sudah jamak diketahui, kendati Sudan berbatasan dengan Mesir, Mubarak sama sekali tidak pernah memberikan ruang khusus bagi Sudan baik di level negara maupun hubungan antar rakyat. Padahal Sudan dahulu bagian dari Anglo-Mesir. Jarak Sudan-Mesir via darat membutuhkan waktu 3 hari 2 malam. Sehingga kegiatan ekspor-impor kedua negara selalu tak harmoni.

Demikian juga dengan Ethiopia. Sejak peristiwa pencobaan pembunuhan terhadap Mubarak tahun 1995, praktis hubungan Mesir-Ethiopia di titik nadir.

Kekosongan perhatian Mesir terhadap Sudan dan Ethiopia ini, dimanfaatkan Israel untuk memperkuat basis lobi dan dukungan dengan proyek-proyek pembangaunannya yang mercusuar dan gelontoran dana bagi para pejabat di kedua negara tersebut.

Kini, Presiden Moursi yang ketiban getahnya. Ia memahami betul, fungsi strategis ke dua negara: Sudan Selatan plus Ethiopia. Maka di tengah serangan dalam negeri yang tak pernah berhenti, Moursi fokus memperkuat hubungan bilateral dengan beberapa negara yang memiliki Hulu Air Sungai Nil.

Maka prediksi saya adalah, perang Israel Raya tidak lagi masalah energi MINYAK tapi energi AIR. Memang ciri khas Yahudi adalah: berperang dalam silent operation (operasi diam). Tidak seperti umat Islam, teriak-teriak duluan, namun tak memiliki energi untuk bertahan lama.


Nandang Burhanudin
thumbnail

Warga Israel Tuntut Erdogan Mundur, Apa Urusannya?

Sekitar 100 orang berdemonstrasi di luar kedutaan Turki di Tel Aviv pada Ahad (2/6/2013). Mereka menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan.

"Erdogan mundur", "Demokrasi untuk Turki", teriak para pengunjuk rasa itu seperti dilaporkan AFP.

Sebelumnya, pada Sabtu malam, sekitar 5.000 pendemo menyerang kantor Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul dengan menggunakan batu, sehingga tujuh polisi cedera.

Pada Sabtu pagi, lebih dari 50.000 pengunjuk-rasa berkumpul di Bundara Taksim, saat protes lima-hari guna menentang penghancuran taman itu berubah menjadi gerakan anti-Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan.

Demonstrasi di seluruh Turki meletus setelah polisi membubarkan aksi-duduk damai pada Jumat (31/5) guna menentang penghancuran bundaran itu.

Sebanyak 12 pemrotes cedera dan sedikitnya 63 orang ditahan selama penyerbuan oleh petugas keamanan, kata Kantor Gubernur Istanbul seperti dikutip Kantor Berita China Xinhua.

Erdogan adalah perdana menteri yang dinilai oleh banyak kalangan telah berhasil mentransformasi Turki dari negara yang rawan krisis menjadi negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tercepat di Eropa. Dia juga merupakan politisi paling populer di Turki.

http://www.suara-islam.com
thumbnail

Allahu Akbar!! Ternyata Michael Jackson Telah Masuk Islam Tahun 2007


Berita yang beredar tentang keislaman Raja Pop Michael Jackson memang masih kontroversi. Jermaine Jackson, Saudara Michael Jackson, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa Michael Jackson sudah menjadi Muslim dua tahun sebelum meninggal.

“Saya yakin Michael memeluk Islam dan tidak mengumumkannya sebelum ia meninggal pada tahun 2009,” tegas Jermaine kepada media Inggris  (03/06/2013).

Pria yang yang masuk Islam di Saudi pada tahun 1990-an dan memakai nama hijrah Muhammad Abdul Aziz ini mengungkapkan, keislaman Michael Jackson itu bermula dari buku-buku keislaman yang dihadiahkannya.

“Saya ingat peristiwa dua tahun sebelum Michael Jackson meninggal, ketika aku berada di Saudi untuk melaksanakan umrah. Aku membeli 6  buku rohani tentang Islam dari Mekkah. Lalu buku-buku itu kuhadiahkan kepada Michael setelah pulang ke Amerika,” kenangnya.

“Michael  menyembunyikan Islam di dalam hatinya dan tidak mengumumkannya. Saya yakin anak-anak Michael juga memeluk Islam dan menyembunyikannya,” lanjutnya.

Jermaine yang kini tinggal di Dubay itu juga mengungkapkan kenapa dirinya bisa masuk Islam. Hidayah Ilahi bermula ketika ia bertanya-tanya dan mencari jawaban tentang misteri ketuhanan Yesus dan berbagai doktrin Kristen. “Saya memiliki pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang selalu saya cari jawabannya, terutama yang berkaiatan dengan Kristen dan Isa ‘alaihissalam. Dan saya dapat menemukan jawaban yang memuaskan setelah saya masuk Islam,” paparnya. [usamah/imo]